Selasa

Wong Malaysia Bilang ESQ Sebuah Aliran Sesat..

Dulu saya pernah membuat Ebook ESQ yang berisi dokumentasi dari intisari ESQ, dan sekarang ada wong malaysia memunculkan statement bahwa "ESQ Sebuah Aliran Sesat , Haram Mengikutinya " , seperti yang saya baca disini

Sebenarnya saya bukan praktisi ESQ Power dan juga tak pernah mengikuti training apapun, tapi saya cuma membaca bukunya hasil pinjaman teman, saya baca, simpulkan dan ambil intisarinya, lalu saya dokumenkan dalam bentuk ebook esq itu...

Apakah ESQ haram dan sesat..?

Jawaban saya pada orang-orang yang mengkaim ESQ sesat hanyalah "Dasar pemecah belah umat"

Pepatah : "Lebih baik orang bodoh yang ingin pintar daripada orang sok tau"

Saya memang bukan Ahli kitab dan Agama, Saya hanyalah orang bodoh bermodalkan akal sehat yang ingin lebih baik dalam segala hal. Dan tujuan saya mempublikasikan Ebook ESQ tak lain berbagi/dakwah (Sampaikan walau satu ayat : Hadits) , ESQ adalah salah satu metode dakwah yang efisien sesuai perkembangan pola pikir manusia era sekarang.

Berikut saya copas tulisan lama saya di politikana yang mengendung relevansi pada tema ini :

Rebonding Haram

Tadi pagi tiba-tiba isteri saya yang membuka usaha salon sambilan dirumah bercerita, bahwa ada beberapa konsumen-nya yang membahas adanya fatwa rebonding haram , dan dia agak khawatir mempengaruhi bisnis salon-nya yang memang masih menghasilkan profit yang pas-pasan.

Jawaban saya pada isteri saya singkat saja, "Di Indonesia ada puluhan aliran Islam, dan yang mengatakan rebonding haram dan semua fatwa haram yang pernah kita dengar itu bukan Islam dalam garis iman kita, Iman kita adalah islam sebagai Rakhmatan lil alamin "

Sore hari-nya, saya melanjutkan obrolan dengan isteri sambil ngopi : "Mestinya kaum santri sadar akan esensinya dalam mengemban dakwah kepada umat, bahwa menyelesaikan solusi bagi hidup bermasyarakat tentu sangat valid dan objektif jika melihat permasalahan dari berbagai aspeknya, seperti memperhitungkan konteks serta menghindari subjektifitas , Sehingga keputusan yang diperoleh bisa memberikan kemaslahatan umat"

Islam datang untuk memberikan solusi problematika kehidupan dunia dan akherat, namun jika kita kurang cermat dalam menyodorkan solusi yang tepat nanti malah mempersulit hidup umat.

"Itu ibarat bocah yang kentut dan pipis sembarangan , tidak tau dimana meletakan konteks informasi, karena jika diinformasikan secara salah, akan membuat masyarakat resah, dan mengacaukan logika umat yang sedang mendalami agama.

Hati-hati mengada-ada

" Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung." (Q.S.An Nahl : 116)

“Katakanlah: Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (Al-A’râf: 33)

"Barangsiapa diberi fatwa tanpa ilmu maka dosanya adalah atas orang yang memberi fatwa tersebut. Barangsiapa menganjurkan satu perkara kepada saudaranya seagama sementara ia tahu bahwa ada perkara lain yang lebih baik berarti ia telah mengkhianatinya " - (Hadits)

"Seorang yang berbicara atas nama Allah, maka hendaklah ia berhati-hati agar tidak berbicara tentang Allah tanpa ilmu. Orang yang diangkat sebagai juru bicara Allah haruslah mempersiapkan diri sebaik-baiknya, ia harus menyadari betapa agung kedudukannya tersebut. Hendaklah seorang ulama/pembicara/santri mengetahui siapakah yang ia wakili dalam fatwanya. Dan hendaklah ia sadari bahwa ia akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di hadapan Allah Ta'ala"

Oleh sebab itu para ulama Salaf sangat takut mengeluarkan fatwa. Mereka sadar betul kedudukannya serta bahaya bila memang tidak mampu. Mereka tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan dan tidak mau mengelurkan fatwa hingga mereka anggap sudah layak untuk berfatwa" , Jangan baru baca dan mengkaji dikit dah dengan lantang membuat fatwa .

Note

"Forum yang mengharamkan dan melarang beberapa hal yang sering dilakukan wanita itu dihadiri 258 peserta yang berasal dari 46 Pondok Pesantren besar di Jawa Timur,yang mengharamkan rebonding , foto pranikah, dan wanita menjadi tukang ojek, belum lama kemarin"

Artikel terkait:

Diriwayatkan dari ’Abdurrahman bin Abi Laila berkata:
“Aku telah bertemu dengan seratus dua puluh orang sahabat Nabi dari kalangan Anshar, tidaklah salah seorang dari mereka ditanya tentang suatu masalah melainkan ia berharap temannya yang lainlah yang menjawabnya,”

1 komentar:

  1. wahhh.... inilah kalo orang salah interpretasi nilai-nilai sebuah agama!
    sangat disayangkan ya.. semuanya aja haram!
    http://ekos06.student.ipb.ac.id

    BalasHapus