Jumat

Hari valentine haramkah untuk muslim

sejarah valentineBangun tidur pagi ini saya stel TV dan spt biasa menonton siraman rohani kuliah subuh, Sang pembicara dalam acara itu mengatakan statement bahwa orang islam tak pantas dan haram ikut-ikutan dalam perayaan hari valentine itu.

Alasan yang di kemukakan sang pengkotbah tentang haramnya orang muslim pada hari kasih-sayang ini adalah dia katakan " Buat umat islam maslah kasih-sayang bukan untuk suatu hari saja ,tapi mencakup semua hari dan bertolak dari keimanan, dengan demikian jika orang islam mengikuti acara ini hukumnya adalah haram, karena beranggapan kasih-sayang hanya untuk suatu hari/hari valentine tersebut" .

Memang ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa " barang siapa mengikuti budaya suatu kaum, maka ia termasuk dalam kaum yang di ikuti tersebut" .

So, buat saya statement pengkotbah itu ada benarnya tapi dalam menyampakain terlalu berlebihan dengan mengatakan "valentine haram", kurang arif, terlalu hitam-putih, terlalu saklek. Karena saya rasa semua orang waras di muka bumi ini tau dan sadar bahwa masalah kasih sayang bukan untuk 1 hari, lain hal jika pendengarnya anak-anak TK semua (apakah semua muslim masih berstatus anak TK..?) . Menurut saya seorang muslim boleh saja berpartisipasi sekedarnya dalam acara valentine day ini , toh ini bukan hari besar suatu agama tapi sudah di nyatakan sebagai hari internasional. namanya hidup bermasyarakat dan beragama kan harus rukun dan saling berpartsisipasi dalam batas-batas tertentu . Yang penting kan niat dihatinya, melakukan Shalat pun jika niatnya karena supaya di lihat mertua kan nggak bener , (bukankah begitu adik-adik TK ..?)

Ngeblog pun bisa haram jika niatnya pada hal yang "haram"

Pola-pola penyampaian secara sinisme seperti itu merupakan cikal-bakal perpecahan dan permusuhan , seharusnya para pengkotbah menggunkan pola tata bahasa yang arif dan bijaksana dalam menyampaikan kebenaran kepada para umatnya.

Di beberapa tempat di indonesia , seperti di Manado dan Bali bisa di contoh kerukunan umat beragama ini , yang mana setiap ara perayaan agama , maka agama yang lain saling mendukung ,memberi fasilitas dan memberi selamat ....kalo nggak percaya atau belum tau silahkan pergi ke pulau Bali , dan lihat sendiri, bagaimana antara agama Islam ,Hidu,Budha, Kristen saling mendukung dan menghormati dan bahkan membangunkan rumah ibadah agama lainnya.......bukankah muslim indonesia yang mau menunaikan ibadah haji juga menggunakan pesawat buatan umat agama lain..?

Sejarah hari valentine bisa di baca pada link ini : http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Valentine

Saya sendiri sebagai muslim memang tak pernah merayakan dan peduli pada hari valentine ini , tapi tak pula mendiskriminasi , dan jika kadang ada kawan mengundang untuk acara ini ,maka saya pun datang dengan 1 saja niatnya yaitu "untuk menghormati teman yg merayakan tersebut" . Kita hargai orang lain seperti kita juga ingin di hargai orang lain , Dunia bukan untuk Islam , tapi islam untuk dunia.

4 komentar:

  1. Setuju Mas....
    Menurutku gak ada salahnya hari valentine di jadikan simbol persahabatan untuk lebih mempererat tali persaudaraan dengan niat mewujudkan perdamain dunia *terlalu luas ya*.

    BalasHapus
  2. Saya juga setuju mas, kita bukan anak kecil atau anak TK. Masak untuk bebagi kasih dan cinta cuman sekali setahun. Valentine sama aja dengan hari2 lain seperti hari ibu, hari ulang tahun dan hari2 lainnya. Kalau gak salah korupsi malah belum ada fatwa harammnya, padahal itu khan perbuatan yang paling merugikan rakyat, bangsa dan negara.

    BalasHapus
  3. hm................. kata2 terakhir yang bagus....

    BalasHapus
  4. Artikel yang sangat nenggugah mas.

    sinisme budaya pada kaum tertentu tidak ada gunanya. bahkan mengarah pada perpecahan keutuhan berbangsa dan bernegara. sebaiknya mulai mengedepankan tata krama dan sopan santun dalam menyikapi akar budaya masing2 kaum.

    SALAM SUKSES = BLOG MOTIVASI MENTAL =

    BalasHapus